Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Muslim Arbi: Tindakan Jokowi Membiarkan Qodari, Merusak PDIP Dan Konstitusi

JUMAT, 02 JULI 2021 | 14:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pembiaran yang dilakukan Presiden Joko Widodo atas seruan jabatan presiden tiga periode yang diserukan Sekretaris Nasional (Seknas) Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 yang dipelopori M Qodari dianggap dapat merusak PDIP dan konstitusi.

"Langkah Jokowi terlihat paksakan diri untuk tiga periode. Ini terlihat jelas, tidak menindak operator lapangannya, Qodari. Padahal seharusnya Qodari ditangkap. Karena pelopori pelanggaran Konstitusi," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/7).

Menurut Muslim Arbi, tindakan Jokowi yang seolah-olah diam ini dapat merusak citra PDIP dan konstitusi. Karena, ambisi untuk tiga periode merupakan hal yang sangat berbahaya.


"Tindakan Jokowi membiarkan Qodari, merusak PDIP dan konsitusi," kata Muslim.

Bahkan, lanjut Muslim, jika PDIP tidak mengeluarkan Jokowi dari partai, maka PDIP akan dianggap sebagai penanggung jawab rusaknya konstitusi.

"Dan langkah Jokowi ciptakan perpecahan PDIP hadapi pemilu dan pilpres. Malah saat kedatangan Jokowi ke Kendari, mahasiswa bentrok dengan PDIP. PDIP jadi musuh mahasiswa akibat ulah Jokowi," pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya