Berita

Anggota Pemadam Kebakaran LA di lokasi ledakan setelah polisi berusaha meledakkan kembang api ilegal dengan aman yang disita, di Los Angeles, California, AS, 30 Juni 2021/Net

Dunia

Belasan Orang Termasuk Polisi Luka-luka Akibat Kembang Api Sitaan Meledak

JUMAT, 02 JULI 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah anggota polisi Los Angeles jadi korban ledakan kembang api ilegal yang mereka sita pada Rabu (30/6) malam waktu setempat.

Setidaknya 17 orang dilaporkan terkena ledakan termasuk warga sipil. Ledakan juga merusak mobil dan bangunan di sekitar lokasi.  

"Setidaknya sembilan petugas Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) dan satu agen Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak AS (ATF) termasuk di antara mereka yang terluka, semuanya menderita luka ringan," kata departemen pemadam kebakaran kota dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/7).


Mereka dibawa ke rumah sakit untuk perawatan, bersama dengan enam warga sipil - tiga dengan luka serius dan tiga dengan luka sedang, kata pemadam kebakaran.

Satu orang lainnya dirawat di tempat kejadian karena luka ringan.

Koleksi lebih dari 5.000 pon kembang api ilegal disita dalam razia sebelum liburan Hari Kemerdekaan 4 Juli.

"Beberapa kembang api disimpan di trailer penjinak bom kami sebagai tindakan pencegahan. Saat ini tidak diketahui apa yang menyebabkan ledakan itu," kata LAPD di Twitter.

Los Angeles City News Service (CNS), ABC News dan stasiun televisi KCAL-TV melaporkan bahwa ledakan itu terjadi ketika polisi berusaha meledakkan sebagian bahan peledak dengan aman.

ABC News juga melaporkan bahwa satu orang bernama Arturo Cejas (27), warga rumah tempat polisi menemukan kembang api, ditangkap atas tuduhan memiliki alat perusak.

Rekaman video yang ditayangkan di KCAL-TV menunjukkan truk trailer-trailer penjinak bom meledak dalam bola api yang menjungkirbalikkan mobil yang diparkir di dekatnya dan memicu alarm di lingkungan itu.

Ledakan itu juga merusak sejumlah bangunan dan puing-puing tampak berserakan di jalan-jalan, lapor media lokal.

Walikota Eric Garcetti mengatakan di Twitter bahwa dia 'memantau dengan cermat' situasi dan telah mengarahkan LAPD 'untuk melakukan penyelidikan penuh'.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya