Berita

Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin/Ist

Nusantara

Kemenag Sumsel Wanti-wanti Warga Di Zona Merah Dan Oranye Tidak Shalat Iduladha Di Masjid Dan Lapangan

KAMIS, 01 JULI 2021 | 14:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang hari raya Iduladha 1442 H, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumsel mengingatkan warga di daerah yang masuk zona merah dan zona oranye untuk tidak melaksanakan shalat Iduladha di masjid ataupun mushala.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 15 tahun 2021.

Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah, dan Kepala KUA untuk gencar melakukan sosialisasi soal Surat Edaran Menag tersebut.


Dia juga meminta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota menjaga koordinasi dan komunikasi dengan Satgas Covid-19 di daerah masing-masing.

“Menteri Agama menyampaikan, agar daerah yang masuk zona merah dan zona oranye tidak melaksanakan shalat Iduladha di masjid atau mushala serta di lapangan terbuka. Segera koordinasi dengan Satgas Covid-19 di daerah masing-masing. Jangan sampai terlena,” pesan Mukhlisuddin dalam kegiatan pendistribusian blanko ijazah madrasah, di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Kamis (1/7).

Terkait kegiatan pendistribusian blanko ijazah siswa madrasah, ia mengingatkan, Kemenag Kabupaten/Kota melakukan monitor terhadap penggunaan dan penulisan blanko ijazah. Sehingga tidak terjadi kesalahan dan menimbulkan permasalahan.

“Jangan sampai ada yang salah, jangan sampai bermasalah, terlebih lagi jangan sampai ada pungutan. Mari kita jaga marwah Kementerian Agama. Pedomani dengan benar Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 2041 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Penulisan Blanko Ijazah Madrasah dan Sertifikat hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2020/2021,” tegas Mukhlisuddin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya