Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada pertemuan G20 di Italia, Selasa 29 Juni 2021/Net

Dunia

Pertemuan G20, Blinken: AS Dukung Lembaga Multilateral Yang Efektif Untuk Kalahkah Covid

RABU, 30 JUNI 2021 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyerukan pemberdayaan lembaga-lembaga multilateral untuk mengalahkan Covid-19, dalam seruannya pada pertemuan G20 di Kota Matera, Italia, Selasa (29/6).

“Pada tantangan ini dan banyak lainnya, sistem multilateral yang kuat sangat penting,” kata Blinken, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa.

Ia menambahkan bahwa perlu untuk mengatasi kesenjangan global yang semakin melebar dan meningkatkan pertempuran untuk menghentikan perubahan iklim.


“Itulah mengapa Amerika Serikat berkomitmen untuk mendukung lembaga multilateral yang efektif dan akuntabel,” katanya.

Dia menunjuk pada janji AS sebesar 2 miliar dolar untuk COVAX, program inisiatif yang didukung PBB yang bertujuan untuk memvaksinasi negara-negara kecil, serta janji Presiden Joe Biden untuk memproduksi dan menyumbangkan 500 juta dosis Pfizer selain 80 juta dosis dari stok AS.

Biden juga telah melonggarkan beberapa pembatasan ekspor dan paten, kebalikan dari filosofi "America First" pendahulunya Donald Trump yang telah mengecewakan industri farmasi.

Inisiatif vaksin Biden – dan kesiapan Blinken untuk hadir dalam pertemuan – sebagian dirancang untuk menunjukkan kepemimpinan AS yang kuat dalam menghadapi kebangkitan China, yang diidentifikasi oleh pemerintahan AS yang baru sebagai tantangan global utama.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang hadir secara virtual pada pertemuan di Kota Matera,  tidak menyebut nama Amerika Serikat dalam pidatonya, tetapi menyarankan motif tersembunyi dalam retorika saat ia meminta G20 untuk menunjukkan 'multilateralisme sejati'.

“China menyerukan kepada negara-negara yang mampu untuk menghindari pembatasan ekspor atau penimbunan vaksin yang berlebihan”, kata Wang.

"Multilateralisme bukanlah sekedar slogan tinggi, dan tidak bisa menjadi bungkus kado untuk implementasi aksi sepihak," katanya.

Sementara, Menteri Luar Negeri Christophe Lutundula dari Republik Demokratik Kongo, yang berpartisipasi sebagai bagian dari dorongan Italia untuk melibatkan negara-negara Afrika dalam pembicaraan G20, memperingatkan bahwa virus corona masih jauh dari selesai di benuanya dan menyerukan tindakan segera.

Dia mengatakan G20 perlu membantu, “bergerak secara konkret dan terperinci ke tindakan darurat di lapangan di luar pembicaraan.”

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya