Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gubernur Nakhon Ratchasima Thailand Perintahkan Penutupan Seluruh Sekolah Selama Dua Pekan

SELASA, 29 JUNI 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Provinsi Nakhon Ratchasima telah memerintahkan penutupan seluruh sekolah selama dua pekan ke depan dalam upaya untuk mengekang wabah terbaru Covid-19, dengan 10 kelompok infeksi baru dilaporkan di wilayah tersebut.

Perintah penutupan tersebut ditandatangani oleh Gubernur Kobchai Boon-orana, sebagai ketua komite penyakit menular provinsi dan diumumkan pada hari Selasa (29/6).

“Semua fasilitas pendidikan - sekolah, taman kanak-kanak dan layanan bimbingan belajar - ditutup untuk pembelajaran di tempat atau formal dari 29 Juni hingga 13 Juli,” kata pengumuman tersebut, seperti dikutip dari Bangkok Post.


Nantinya pihak sekolah dapat menawarkan metode pengajaran dan pembelajaran jarak jauh online atau lainnya.

Komite penyakit provinsi mengatakan Covid-19 terus menyebar tanpa henti dengan setidaknya 10 kelompok infeksi baru ditemukan di provinsi timur laut tersebut.

Mereka termasuk 11 infeksi di antara keluarga besar di tambon Nong Chabok di distrik Muang, tujuh di distrik Khong, 22 di tambon Phon Songkhram di distrik Non Sung, dan enam anggota keluarga di tambon Pong Talong di distrik Pak Chong.
Kemudian ada  delapan di kamp pekerja di jalan Chang Phuek di distrik Muang, enam di tambon Sakaerat di distrik Pak Thong Chai, dan tujuh di sebuah flat polisi di distrik Muang..
Perintah gubernur juga menginstruksikan semua distrik untuk menemukan tempat untuk mengkarantina orang-orang yang datang dari area kontrol maksimum.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya