Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mata Elang Rusia Tertuju Ke Latihan Militer 32 Negara Di Laut Hitam

SELASA, 29 JUNI 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia memonitor latihan militer bersama yang dilakukan oleh 32 negara dan dipimpin Amerika Serikat (AS) di Laut Hitam.

Pada Senin (28/6), AS dan Ukraina mulai memimpin latihan "Sea Breeze" selama dua pekan. Latihan itu melibatkan 32 negara, menjadi terbesar sejak 1997.

Latihan itu melibatkan lebih dari 5.000 tentara, 32 kapal, dan 40 pesawat untuk 18 operasi khusus. Latihan juga difokuskan pada perang amfibi, operasi menyelam, pertahanan udara, dan perang anti-kapal selam.


Latihan itu menyusul insiden pekan lalu ketika Moskow mengatakan angkatan lautnya melepaskan tembakan peringatan untuk mengejar kapal perang Inggris di perairan Laut Hitam di lepas pantai Krimea.

Rusia mengatakan kapal angkatan laut Inggris melanggar perairan teritorialnya, sementara Inggris mengatakan kapal itu berlayar melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional.

Menanggapi latihan tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan tindakan balasan.

"Armada Laut Hitam Rusia sedang melakukan seperangkat tindakan untuk mengendalikan tindakan kapal-kapal angkatan laut bersatu NATO dan negara-negara lain yang berpartisipasi dalam latihan Sea Breeze 2021," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip Anadolu Agency.

Rusia mencaplok Semenanjung Krimea pada tahun 2014.  Majelis Umum PBB hingga AS menolak klaim tersebut.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya