Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Langgengkan Kekuasaan, Duterte Pertimbangkan Calonkan Diri Jadi Wapres Filipina

SELASA, 29 JUNI 2021 | 11:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan minatnya untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden ketika masa jabatannya berakhir pada tahun depan.

Berbicara dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pada Senin malam (28/6), Duterte mengaku sedang mempertimbangkan ajakan dari partai PDP-Laban untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden demi melanjutkan program pemerintahannya.

"Itu sama sekali bukan ide yang buruk dan jika ada ruang untuk saya di sana, mungkin," kata Duterte, seperti dikutip The Independent.


Berdasarkan Konstitusi 1987, presiden dilarang mencalonkan diri setelah enam tahun menjabat. Namun mereka bisa mengambil posisi lain.

Dua mantan presiden, Joseph Estrada dan Gloria Macapagal Arroyo, diketahui berhasil mencalonkan diri untuk jabatan yang lebih rendah, meski bukan wakil presiden.

Di Filipina sendiri, wakil presiden dipilih secara terpisah dari presiden. Mereka yang menjabat sebagai wakil presiden akan naik posisi jika presiden meninggal atau lumpuh.

"Tetapi jika tidak ada ruang untuk saya, semua orang berkerumun ingin menjadi satu, wakil presiden, biarkan mereka saat ini karena saya sudah selesai," sambung Duterte.

Dalam pertemuan akhir bulan lalu, rekan-rekan separtai Duterte menyetujui seruan agar dia mencalonkan diri sebagai wakil presiden tahun depan dan memilih pasangannya sebagai presiden.

Pada awalnya, Duterte mengumumkan ingin pensiun setelah masa kepresidenannya. Namun ia tampaknya telah mengesampingkan keinginan tersebut.

Duterte bersama para pemimpin partai koalisinya akan bertemu pada pertengahan Juli untuk memilih kandidat untuk presiden dan wakil presiden yang akan bertarung pada pemilu 9 Mei 2022.

Setiap calon memiliki waktu hingga 8 Oktober untuk mengajukan pencalonan mereka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya