Berita

Wapres Maruf Amin/Net

Politik

Wapres Maruf Amin, Tolong Datangi Masyarakat Muslim Yang Tidak Percaya Wabah Covid-19

SELASA, 29 JUNI 2021 | 02:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kinerja Wakil Presiden Maruf Amin kembali disorot oleh salah satu inetelektual Muslim Indonesia.

Salah seorang pengajar UIN Jakarta Ayang Utriza Yakin menyampaikan permintaannya pada Maruf Amin untuk menunjukkan kerja nyata.

Ia meminta Maruf Amin yang juga mantan Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk mendatangi masyarakat muslim yang tidak percaya wabah virus corona baru (Covid-19).


"Yang Mulia Wapres @Kiyai_MarufAmin: mohon datangi dan temui masyarakat muslim yang masih tidak percaya wabah Covid-19," demikian cuitan Pria yang juga Profesor Tamu di Universitas Katolik di Universitas Katolik Louvain, Belgia, Selasa (29/6).

Pria yang karib disapa Riza ini meyakini Maruf Amin yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini akan mampu memberikan kerja nyata di saat negara menghadapi pandemi (Covid-19).

Apalgi, tambah Riza, selama ini sudah tahun rakyat menunggu kerja nyata sebagai orang nomor dua di Indonesia.

"Pak Wapres bisa melakukan banyak kerja nyata saat wabah ini. Jangan hanya wacana dan himbauan seremonial. Rakyat NKRI sudah menunggu hampir 2 tahun mau melihat kerja nyata Bapak," demikian kata intelektual muda NU ini.

Dalam cuitan sebelumnya, Riza juga meminta mantan Wapres Jusuk Kalla untuk menyumbang sebagian harta dengan memperkerjakan mereka yang membutuhkan.

"Perusahaan Bapak banyak dan punya trilyunan rupiah, mohon pekerjakan mereka yang membutuhkan," demikian cuitan Riza.

Data per Senin (28/6) kasus Covid-19 bertambah 20.791 kasus dengan kasus aktif total berada di angka 218.476 orang.

Sejak 2 Maret awal masuk hingga saat ini jumlahnya tembus 2.135.998 kasus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya