Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di Gedung Putih akhir pekan ini/BBC

Dunia

Joe Biden: Warga Afghanistan Harus Tentukan Masa Depan Sendiri

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 16:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Langkah Amerika Serikat untuk menarik pasukannya dari Afghanistan tahun ini menjadi batu loncatan bagi masa depan negara tersebut.

Meski begitu, Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan berkelanjutan bagi Afghanistan.

Begitu kata Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di Gedung Putih akhir pekan ini.


Dalam pertemuan tersebut, Biden mengatakan kepada Ghanis bahwa warga Afghanistan harus memutuskan masa depan mereka.

"Pasukan kami mungkin akan pergi, tetapi dukungan untuk Afghanistan belum berakhir," kata Biden saat. berbicara di Kantor Oval, seperti dikabarkan BBC.

Meski begitu dia menekankan bahwa ke depannya terserah terserah pada warga Afghanistan untuk memutuskan apa yang mereka inginkan.

Di sisi lain, Ghani mengatakan bahwa pihaknya mendukung keputusan bersejarah yang dibuat oleh Biden. Dia mengutarakan dukungan penuh atas langkah tersebut.

Pertemuan kedua pemipin negara. itu dilakukan selang sehari setelah Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk mengevakuasi ribuan warga Afghanistan yang bekerja untuk militer Amerika Serikat menjelang penarikan pasukan. Pasalnya, banyak di antara mereka yang takut akan pembalasan dari Taliban.

Bukan tanpa alasan, berdasarkan penilaian pejabat Amerika Serikat dan NATO, Taliban sejauh ini gagal memenuhi komitmen untuk mengurangi kekerasan di Afghanistan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya