Berita

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Brando Susanto memapah seorang lansia yang hendak divaksin/Ist

Politik

Bantu Pemerintah Percepat Atasi Covid-19, PDIP Jakut Gelar Vaksinasi Gratis

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 09:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah cepat untuk membantu pemerintah menangani kasus Covid-19 dilakukan DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara dengan melakukan percepatan vaksinasi, terutama di daerah yang saat ini dinyatakan sebagai zona merah pada Sabtu (26/6).

Langkah percepatan vaksinasi yang diinisiasi oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Brando Susanto ini diselenggarakan secara gratis di Kantor Sekretariat PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pademangan selama 2 hari berturut-turut mengambil tema “Ayo Vaksin-Biar Sehat!”

Dijelaskan Brando Susanto, sasaran vaksinasi ditujukan pada pengurus PDI Perjuangan dan warga masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi untuk mencegah peningkatan penularan Covid-19 di DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Utara.


“Kita mau gaspol bantu pemerintah lakukan percepatan vaksinasi supaya kita semua bisa segera terbebas dari virus corona ini. Percepatan vaksinasi ini akan coba kami lakukan juga di beberapa wilayah Jakarta Utara khususnya daerah yang saat ini dinyatakan sebagai zona merah. Mudah-mudahan ini bisa membentengi masyarakat di tengah kenaikan covid di beberapa tempat,” ujar Brando kepada wartawan, Minggu (27/6).

Lebih dari 1000 orang telah mendaftar agar bisa mengikuti kegiatan vaksinasi ini, bahkan banyak yang berasal dari luar daerah DKI Jakarta. Sasaran vaksinasi ini adalah lansia, pra lansia, dan masyarakat umum dengan usia di atas 18 tahun.

“Baik yang memiliki KTP DKI Jakarta maupun warga luar daerah yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Walaupun sudah divaksin, tetap pakai masker, jangan berkerumun, tinggal di rumah dan tolong bantu menyebar berita yang bukan hoaks," pungkas Brando.

Senada itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Pademangan Libijanto mengatakan, program pemerintah dalam percepatan vaksinasi nasional  ini harus mendapat dukungan dari masyarakat. Sebab, program vaksinasi massal ini adalah salah satu cara untuk mengatasi wabah Covid-19.

“Upaya yang sudah kita lakukan saat ini adalah memberikan wawasan dan pengetahuan masyarakat betapa pentingnya mencegah dan memutus penyebaran virus Covid-19. Kita terjun langsung melakukan sosialisasi dengan cara door to door maupun jemput bola. Utamanya terhadap masyarakat yang enggan mengikuti vaksinasi,” beber Libijanto.

Dia pun berharap, melalui vaksinasi massal yang diselenggarakan bersama PDI Perjuangan ini, target program percepatan vaksinasi nasional dapat segera selesai tahun ini agar penyebaran Covid-19 bisa segera teratasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya