Berita

aja Yordania Abdullah II /Net

Dunia

Bulan Depan Raja Yordania Abdullah II Akan Jadi Pemimpin Arab Pertama Yang Kunjungi Biden Di Gedung Putih

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raja Yordania Abdullah II dilaporkan akan pergi ke Washington untuk bertemu Joe Biden di Gedung Putih pada bulan depan. Jika benar terjadi, maka Abdullah II dipastikan menjadi pemimpin Arab pertama yang mengunjungi Amerika sejak Biden dilantik menjadi Presiden AS pada Januari lalu.

Sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan pada Rabu (23/6), seperi dikutip dari Al-Arabiya, Kami (24/6).

Perjalanan Raja Abdullah dijadwalkan pada 19-20 Juli, menurut sumber politik yang berbasis di Washington tersebut.


Abdullah juga diperkirakan akan bertemu dengan anggota Kongres dan pejabat lainnya di Capitol Hill.

Kerajaan Yordania sempat terguncang pada April lalu setelah muncul laporan tentang upaya kudeta yabg akan dilakukan sejumlah pejabat di negara itu.

Akibatnya, beberapa orang ditangkap, termasuk mantan utusan kerajaan Sharif Hassan bin Zaid dan Bassem Ibrahim Awadallah, orang kepercayaan lama raja.

Ketika kekacauan terjadi, Washington berdiri teguh untuk mendukung Raja Yordania, yabg ditunjukkan dengan beberapa pernyataan yang dirilis Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri yang isinya mendukung Raja Abdullah.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi sempat mengunjungi Washington pada Mei lalu, di tengah pemboman Israel di Gaza.

Pada 26 Mei, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga bertemu dengan Raja Abdullah selama kunjungan ke Yordania.

Menurut Departemen Luar Negeri, AS adalah pemberi bantuan terbesar ke Yordania, dan Pentagon terus memberi Amman dukungan militer.

Lebih dari 1,5 miliar dolar AS dana diberikan ke Yordania pada tahun 2020. Ini termasuk bantuan militer dan kemanusiaan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya