Berita

Prayut Chan-O-Cha/Net

Dunia

Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, Polisi Thailand Siaga Jelang Peringatan Revolusi Siam

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 06:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Thailand bersiaga untuk kemungkinan terjadinya aksi demonstrasi memperingati Revolusi Siam di tengah lonjakan kasus yang kian meninggi di negara itu.

Pihak berwenang Thailand telah memperingatkan agar para demonstran tidak berunjuk rasa untuk mengindari semakin meluasnya penularan Covid.
Kelompok-kelompok  pro-demokrasi telah mengumumkan rencana mereka untuk melakukan aksi di seluruh Bangkok pada Kamis (24/6) untuk memperingati ulang tahun ke-89 Revolusi Siam, sebuah pemberontakan yang mengubah Thailand dari absolutisme menjadi monarki konstitusional.

Tahun lalu, ribuan pengunjuk rasa berbaris mengabaikan protokol kesehatan untuk menggugat pemerintahan Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha. Aksi didorong oleh ketidakpuasan terhadap mantan panglima militer yang berkuasa melalui kudeta tahun 2014.

Tahun lalu, ribuan pengunjuk rasa berbaris mengabaikan protokol kesehatan untuk menggugat pemerintahan Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha. Aksi didorong oleh ketidakpuasan terhadap mantan panglima militer yang berkuasa melalui kudeta tahun 2014.

"Siapa pun yang melanggar hukum selama protes akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka. Polisi akan fokus menjaga perdamaian dan ketertiban. Tidak akan menggunakan kekerasan jika tidak perlu," ujar komisaris polisi metropolitan Bangkok Pakapong Pongpetra, seperti dikutip dari Straits Times, Rabu.

Para pemrotes akan melakukan aksinya di bundaran kota utama dan ruang publik,  termasuk Monumen Demokrasi dan skywalk pusat kota di distrik perbelanjaan populer, menurut keterangan Pongpetra. Demonstrasi juga direncanakan di seluruh negeri, dari kota wisata Chiang Mai di utara hingga provinsi selatan Nakhon Si Thammarat.

Thailand berada pada gelombang ketiga pandemi Covid-19. Jumlah infeksi dan kematian melonjak tinggi, mendorong pihak berwenang mengeluarkan peringatan larangan pertemuan.

Revolusi Siam 1932 atau Kudeta Siam 1932 adalah titik balik krusial dalam sejarah Thailand pada abad ke-20, yang sistem pemerintahan di Siam dari monarki absolut ke monarki konstitusional.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya