Berita

Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PAN, Intan Fauzi/Net

Politik

Legislator PAN: Hulu Varian Baru Covid-19 Indonesia Karena Perjalanan Luar Negeri Masih Dibuka

RABU, 23 JUNI 2021 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masih dibukanya arus masuk warga negara asing menjadi salah satu sebab lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia mencapai rekor tertingginya di angka 15 ribu dalam sehari.

Begitu dikatakan Legislator PAN, Intan Fauzi, dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL membahas lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang secara total sudah tembus di atas 2 juta kasus.

"Karena hulunya sebetulnya ada di sana (pintu masuk negara). Arus masuk dari luar negeri masih dibuka," ujar Intan Fauzi, Rabu (23/6).


Ia mencontohkan, perkembangan mutasi virus Covid-19 yang terjadi jelas terlihat seiring dibukanya mobilitas masyarakat luar. Itu merupakan satu fakta dari temuan varian-varian Covid-19 di Indonesia yang ada di sejumlah daerah.

"Kita tahu varian baru ini penularannya jauh lebih cepat apakah itu itu alpha, beta, delta dan sekarang ada lamda. Itu kan semua dari luar negeri. Inggris, Afrika Selatan, India dan sebagainya," jelasnya.

Karena itu, Anggota Komisi IX DPR RI ini menyayangkan arus lalu lintas warga negara asing masih dibuka. Padahal kata dia, pengawasan ketat pun tidak cukup.

Makanya Intan mendorong pemerintah untuk menutup akses masuk warga negara asing sementara waktu, di berbagai pintu perbatasan negara Indonesia.

"Tapi setiap hari ini kan penerbangan kita masih ada terus, jadi kalau kemudian terdeteksi sekarang ada di beberapa wilayah varian baru itu sudah ada ya, jelas itu datangnya dari luar," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya