Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Totalitas Bantu Jokowi, Pengamat: Prabowo Capres Potensial Meski Tanpa Bermanuver

SELASA, 22 JUNI 2021 | 20:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belum ada tanda-tanda manuver politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto meski elektabilitasnya selalu tinggi dalam beberapa lembaga survei.

Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, Prabowo masih fokus membantu Presiden Joko Widodo dengan tanggung jawabnya sebagai Menteri Pertahanan.

"Totalitasnya bekerja sebagai menteri, bukan untuk kepentingan politik elektoral meski hampir semua survei memenangkan Prabowo. Dalam banyak hal, fokus dan totalitas Prabowo ini bikin tenang karena kekhawatiran akan munculnya 'matahari kembar' tak pernah terjadi," ujar Adi kepada wartawan, Selasa (22/6).


Bagi Adi, sikap Prabowo tersebut terjadi lantaran paham gelaran pilpres masih jauh. Oleh sebab itu, Prabowo memilih tidak grusa-grusu dan agresif bermanuver meski memiliki modal kuat untuk kembali bertarung 2024.

"Posisinya sebagai Ketum Gerindra dan elektabilitas tertinggi tentunya bikin Prabowo cool saja menatap jalan panjang pencapresan. Sementara calon yang lain belum tentu punya kedua bekal itu," lanjut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

"Tanpa bermanuver pun, publik sudah paham bahwa Prabowo adalah capres potensial di 2024 yang saat ini elektabilitasnya teratas versi survei," lanjutnya.

Nama Prabowo masuk papan atas sebagai bakal kandidat Pilpres 2024 dalam berbagai survei. Survei terbaru, yakni LSI Denny JA, elektabilitas Prabowo mencapai 23,5%. Hal serupa juga terlihat pada survei Parameter Politik Indonesia pada 5 Juni, Prabowo berada di puncak dengan elektabilitas 22,3%.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya