Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Masa Jabatan Presiden Sudah Benar, Kalau 2 Periode Berantakan Tinggal Diperbaiki Presiden Baru

SENIN, 21 JUNI 2021 | 12:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masa jabatan presiden yang dibatasi maksimal hanya 2 periode dengan masing-masing 5 tahun sudah ideal bagi Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon seiring dengan ramainya dorongan sekelompok pihak yang ingin Presiden Joko Widodo kembali mencalonkan diri di Pilpres 2024.  

“Sudah benar pembatasan masa jabatan presiden maksimal 2 kali. Sesuai semangat perubahan dan demokrasi,
 tegasnya, Senin (20/6).


Menurutnya, dengan pembatasan itu, maka apa yang telah dikerjakan presiden dua periode bisa cepat diteruskan.

Misalnya apa yang dikerjakan presiden sudah baik selama dua periode, maka penganti presiden tersebut tinggal melanjutkan.

“Kalau 2 periode kacau dan berantakan, maka diperbaiki presiden baru,” tegasnya.

“Di luar itu, mungkin ada yang cari kesempatan dan cari proyek,” demikian mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya