Berita

Waketum Partai Gerindra Putih Sari/Net

Politik

Indonesia Darurat Covid-19, Putih Sari: Pemerintah Harus Sediakan Faskes Baru

SENIN, 21 JUNI 2021 | 00:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Indonesia kembali mengalami lonjakan penambahan kasus virus corona baru (Covid-19) melewati angka 10.000 dalam tiga hari terakhir secara beruntun, yakni di atas angka 12.000.

DKI Jakarta dalam sehari mencatat rekor penambahan kasus Covid-19 diata 5 ribu kasus.

Atas dasar itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Putih Sari mendesak pemerintah melakukan langkah-langkah cepat menangani keadaan darurat Covid-19.


Kata Putih Sari, langkah cepat perlu dilakukan karena lonjakan kasus yang sangat tinggi mengakibatkan penanganan di fasilitas kesehatan nyaris kolaps.

“Maka pemerintah harus segera menyediakan fasilitas kesehatan yang baru untuk isolasi dan perawatan pasien beserta sarana penunjangnya,” kata Putih Sari, Minggu (20/6).

Diuraikan Putih Sari, mengacu data Kemenkes (19/6) terdapat tiga provinsi di Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah yang memiliki tingkat keterisian rumah rakit (Bed Occupancy Ratio/BOR) baik untuk isolasi maupun perawatan pasien sudah mencapai 80 persen.

Angka BOR DKI Jakarta dan Jawa Barat baik untuk isolasi maupun perawatan pasien masing-masing sebesar 84 dan 83 persen.

Sedangkan angka BOR Jawa Tengah untuk isolasi sebesar 81 persen dan perawatan pasien sebesar 80 persen.

Selanjutnya Putih Sari meminta pemerintah segera meningkatkan testing dan tracing dalam penanganan Covid-19 agar cepat terkendali.

“Pemerintah harus segera meningkatkan langkah ilmiah itu (testing dan tracing) supaya diketahui keberadaan dan penyebaran Covid-19 ini. Dan jika sudah diketahui bisa tepat pengendaliannya dan cepat terkendali,” kata anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini.

Putih Sari pun menambahkan agar pemerintah segera menegakkan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan (prokes).

Grafik kasus Covid-19 di Indonesia kembali naik pasca lebaran Idul Fitri dengan yang terparah sepekan ini, menurutnya, karena abai dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Tolong kepada semua pihak untuk melaksanakan prokes. Jika kita abai, kejadiannya kembali seperti ini. Darurat dan nyaris kolaps. Dan pemerintah harus tegas menegakkan disiplin pelaksanaan prokes itu,” tandas Putih Sari.

Putih Sari pun mendukung target Presiden Jokowi mempercepat vaksinasi di DKI Jakarta agar tercapai kekebalan komunal (herd immunity) di DKI Jakarta pada bulan Agustus.

“Tidak hanya di DKI Jakarta, juga terutama Jawa Barat dan Jawa Tengah dimana memiliki kasus Covid-19 terbanyak dan BOR tertinggi setelah DKI Jakarta,” kata Putih Sari.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya