Berita

Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer bersama Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Qodari Dkk Kenalkan Jokpro, Ketum Jokowi Mania: Relawan Itu Bukan Menyesatkan Apalagi Menjerumuskan

SABTU, 19 JUNI 2021 | 19:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer dengan tegas menolak wacana atau gagasan penambahan masa jabatan presiden.

Sikap Joman yang dinahkodai Noel sapaan akrabnya, sama dengan sikap Presiden Joko Widodo yang menolak wacana tiga periode.

Menurut Noel, relawan dan pendukung Jokowi harus mengawal penolakan Presiden itu sendiri. Itu adalah sikap pendukung Jokowi yang setia yang tegak lurus bersama Presiden.


"Presiden menolak maka kami harus mengawal pernyataan Presiden," ujar Noel kepada wartawan, Sabtu (19/6).

Ditanya mengenai relawan Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo (Seknas Jokpro) 2024 yang dikenalkan ke pubik hari ini, Noel mengaku tidak menganalnya. Termasuk tidak tahu apa motivasinya.

"Saya tidak tahu motivasinya apa, karena Presiden sudah berkali-kali menolak gagasan tiga periode," kata dia.

Noel menegaskan, tugas relawan dan pendukung Jokowi adalah mengawal setiap kebijakan dan keputusan yang diambil Jokowi.

"Pendukung Jokowi yang loyal dan tegak lurus adalah mereka yang setia kepada cita-cita yang sudah dikerjakan oleh Jokowi, bukan menyesatkan apalagi menjerumuskan beliau ke tiga periode," ucapnya.

Kantor Seknas Jokpro 2024 diresmikan di Jalan Tegal Parang Selatan I No. 37, Jakarta Selatan, Sabtu siang (19/6).

Pada saat yang sama, dikenalkan pengurus inti Seknas Jokpro 2024. Yaitu, M. Qodari (penasihat), Baron Danardono (ketua umum), dan Timothy Ivan (sekretaris jenderal).

Jokpro 2024 adalah organisasi yang menghimpun para pendukung pasangan Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2024, sekaligus mengkampanyekan dan menyebarluaskan gagasan Jokowi-Prabowo 2024 pada seluruh masyarakat Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya