Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly/Ist

Politik

Kasus Corona Melonjak, Legislator PKS Minta Pemerintah Jaga Pemulihan Ekonomi Nasional

SABTU, 19 JUNI 2021 | 01:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus virus corona baru (Covid-19) di Indonesia akhir-akhir ini terjadi lonjakan yang cukup tinggi dan mengkhawatirkan.

Terlebih lagi masuk pada masa kuartal II/2021 yang berpotensi menghambat pencapaian pertumbuhan ekonomi.

Merespons hal itu, anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta pemerintah untuk mengantisipasi dengan terus menjaga pergerakan dan pemulihan ekonomi nasional di tengah tingginya kasus Covid-19.


"Beberapa daerah sudah dilakukan upaya pembatasan aktifitas masyarakat sebagai upaya pencegahan penularan, pemerintah harus ambil langkah strategis dalam menghadapi lonjakan kasus covid," ujar Junaidi, Jum'at (18/6)

Legislator Fraksi PKS ini menuturkan, mobilitas masyarakat tentu akan terhambat.

Atas hal itu, pemerintah perlu memperhatikan konsumsi rumah tangga yang bisa menurun akibat lonjakan kasus ini.

Doktor Ilmu Pemerintahan ini kembali mengingatkan agar pemerintah mempercepat proses vaksinasi dengan memastikan keamanannya.

Dengan demikian kekebalan komunal terbentuk dan diharapkan kegiatan ekonomi bisa berjalan secara normal.

"Selain vaksinasi yang mesti dikebut, pemerintah juga harus tepat dan efektif dalam ambil langkah dan kebijakan sehingga keseimbangan antara menekan angka penularan Covid-19 dan kegiatan ekonomi bisa dilakukan," tutup Aleg asal Lampung ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya