Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

LSI Denny JA: Megawati, Prabowo, dan Airlangga Jadi King/Queen Maker Pilpres 2024

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 14:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada tiga tokoh yang akan menjadi king/queen maker penentu konstelasi Pilpres 2024 mendatang. Tiga king/queen maker itu adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Hal itu merupakan analisa dari lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dipaparkan sebelum mengurai hasil survei bertema "3 King/Queen Maker Pilpres 2024 dan Komplikasinya!" pada Kamis (16/6).

"Ada 3 orang king/queen maker Pilpres 2024. Ketiga king/queen maker tersebut adalah Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Airlangga Hartarto," ujar peneliti LSI Denny JA, Aji Al Farabi saat memaparkan hasil survei LSI Denny JA.


Aji turut mengurai alasan Megawati, Prabowo dan Airlangga menjadi king/queen maker Pilpres 2024. Ini lantaran ketiga parpol yang dinakhodai sudah mengantongi 3/4 lebih tiket untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden.

PDIP bahkan sudah mengantongi satu tiket utuh karena jumlah kursi di DPR sudah lebih dari 20 persen ambang batas pencalonan presiden  

"Mereka sudah mengantongi satu tiket capres/cawapres penuh (Megawati), atau 3/4 tiket (Prabowo dan Airlangga)," kata Aji.

Aji menambahkan, PDI Perjuangan setidaknya telah memiliki 128 kursi di parlemen, Gerindra 78 kursi dan Golkar dengan 85 kursi. Sehingga, hanya PDIP yang bisa memenuhi syarat 20 persen kursi DPR yang hanya sebesar 115 kursi.

"Golkar dan Gerindra sudah 3/4 dari tiket," katanya.

Survei LSI Denny JA bertajuk “3 King/Queen Maker Pilpres 2024 dan Komplikasinya!" digelar pada 27 Mei sampai 4 Juni 2021.

Survei melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi di Indonesia dan menggunakan metode wawancara secara tatap muka (face to face interview). Margin of error survei ini adalah sebesar 2,9 persen.

Selain survei, LSI Denny JA juga menggunakan riset kualitatif (analisis media dan indepth interview), untuk memperkuat temuan dan analisa ini.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya