Berita

Pendakwah kondang, Habib Rizieq Shihab/Net

Hukum

Dituduh Cari Panggung, Habib Rizieq: Jaksa Penuh Buruk Sangka, Saya Justru Memuji Sikap Wiranto, BG, Dan Tito

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 11:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dianggap telah berburuk sangka terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS) soal disebutnya nama-nama jenderal di dalam pledoi atau nota pembelaannya dalam perkara hasil swab test Covid-19 Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor.

Dugaan itu disampaikan langsung Habib Rizieq saat membacakan duplik atas replik atau nota jawaban JPU yang menanggapi pledoi dirinya atas tuntutan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis siang (17/6).

Dalam sidang pembacaan duplik ini, Habib Rizieq menyoroti beberapa hal terkait isi replik JPU. Salah satunya terkait penyebutan nama-nama jenderal.


Di mana kata Habib Rizieq, JPU menuduh dirinya sedang mencari panggung dengan menyalahkan sejumlah pihak seperti mantan Menko Polhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan (BG) hingga mantan Kapolri Jenderal Muhammad Titi Karnavian.

"Di sini JPU sangat picik dan naif dalam membaca persoalan, karena penuh dengan buruk sangka," tegas Habib Rizieq di ruang sidang, Kamis siang (17/6).

Padahal kata Habib Rizieq, dalam pledoi yang telah disampaikan beberapa pekan lalu merupakan sebuah pujian kepada Wiranto, BG hingga Tito.

"Padahal justru saya dalam pledoi halaman 20 hingga 21 sangat memuji sikap Wiranto dan BG serta Tito yang berjiwa besar sehingga mau membuka pintu dialog untuk rekonsiliasi demi persatuan dan kesatuan NKRI," jelas Habib Rizieq.

Bahkan kata Habib Rizieq, dirinya mengaku juga memuji hasil kesepakatan yang telah dicapainya itu.

"Justru saya menyesalkan kalau kesepakatan yang sudah sangat bagus tersebut akhirnya berantakan hanya karena adanya operasi liar intelijen hitam," kata Habib Rizieq.

Apalagi kata Habib Rizieq, dirinya juga memberikan masukan ke semu pihak, khususnya kepada Wiranto, BG dan Tito agar waspada adanya operasi liar intelijen hitam yang tidak suka melihat dialog dan rekonsiliasi di antara Habib Rizieq dengan rezim penguasa.

"Sekadar nasihat untuk JPU yang berakhlak mulia, ketahuilah bahwa buruk sangka itu tidak baik dan bukan bagian dari akhlak yang mulia, bahkan bisa mengantarkan kepada dosa dan fitnah," pungkas Habib Rizieq.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya