Berita

Desa Kinma hangus usai dibakar junta militer Myanmar/Net

Dunia

Junta Myanmar Berulah Lagi, Satu Desa Dibakar Hingga Hangus

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 08:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta militer Myanmar dilaporkan telah membakar sebagian besar sebuah desa di wilayah Magway.

Dari foto dan video yang beredar luas di media sosial, tampak desa Kinma hancur pada Rabu (16/6). Sebagian besar diratakan oleh api dan tubuh hewan ternak hangus.

Seorang penduduk desa yang dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa hanya 10 dari 237 rumah yang masih berdiri, seperti dilaporkan Channel News Asia.


Ia mengatakan sebagian besar penduduk desa telah melarikan diri ketika tentara menembakkan senjata memasuki desa sesaat sebelum tengah hari pada Selasa (15/6).

Ia mengatakan percaya bahwa pasukan sedang mencari anggota pasukan pertahanan desa yang telah dibentuk untuk melindungi dari pasukan junta dan polisi. Sebagian besar pasukan lokal seperti itu dipersenjatai dengan sangat ringan dengan senapan berburu buatan sendiri.

Pasukan pertahanan desa memberi peringatan awal kepada penduduk tentang kedatangan militer, sehingga hanya empat atau lima orang yang tersisa di desa ketika mereka mulai menggeledah rumah pada sore hari. Ketika mereka tidak menemukan apa-apa, mereka mulai membakar rumah.

“Ada beberapa hutan di dekat desa kami. Sebagian besar dari kami melarikan diri ke hutan,” jelasnya.

Penduduk desa mengatakan ada tiga korban dalam serangan tersebut, yaitu seorang anak laki-laki penggembala kambing yang tertembak di paha, dan pasangan tua yang tidak dapat melarikan diri.

Aksi tersebut tampaknya merupakan upaya untuk menekan perlawanan terhadap junta militer yang merebut kekuasaan pada Februari dengan menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya