Berita

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam/Net

Politik

Senada Dengan RR Soal BuzzerRp, Saiful Anam: Pemilik Kekuasaan Sudah Bingung Tutupi Bobroknya Pemerintah

RABU, 16 JUNI 2021 | 20:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pendengung pemerintah di jagat media sosial, atau populer disebut BuzzerRp, memang bertugas menutupi kebobrokan jalannya pemerintahan.

Begitu pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam mengomentari pernyataan eks Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Dr. Rizal Ramli yang menyebut keberadaan jutaan BuzzerRp di medsos adalah sampah demokrasi.

"Saya kira sangat betul apa yang dikatakan Rizal Ramli, karena kita lihat pemilik kekuasaan sudah mulai kebingungan mencari jalan keluar dalam upaya menghadapi persoalan bangsa," ujar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/6).


"Sehingga, buzzer-lah yang dikontrak untuk menutupi segala kekurangan dan bobroknya jalannya pemerintahan," sambungnya.

Saiful menyatakan dukungannya atas ajakan Rizal Ramli yang meminta masyarakat melawan balik BuzzerRp dengan menjadi pengkritik yang konstruktif. Karena menurutnya, mengkritik merupakan tugas mulia yang bisa dilakukan masyarakat melalui kanal-kanal informasi dan media.

"Kita tidak bisa hanya berpangku tangan kepada pemerintah, apalagi DPR kita yang justru lebih banyak mendukung jalannya pemerintahan, mereka enggan untuk mengaspirasikan kepentingan rakyat," jelas Saiful.

"Maka sangat tepat apabila medsos di samping pers merupakan bagian dari pilar demokrasi dalam era kemajuan teknologi informasi," tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya