Berita

Perawat/net

Dunia

Filipina Akan Gandakan Ekspor Perawat Di Tengah Pandemi

RABU, 16 JUNI 2021 | 18:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina dilaporkan akan mengirim lebih banyak perawat ke luar negeri, dua kali lipat dari batas tahunannya.

Menteri Tenaga Kerja Silvestre Belo pada Rabu (16/6) mengatakan pihaknya akan meminta persetujuan pemerintah untuk mengirim 5.000 lebih banyak perawat. Ia mengatakan usulan itu akan diajukan ke gugus tugas Covid-19 pada Kamis (17/6).

"Ada alasan untuk mengizinkan petugas kesehatan mencari pekerjaan yang baik di luar negeri. Kami akan memastikan kami tidak akan kehabisan perawat dan dokter," ujarnya, seperti dimuat Channel News Asia.


Perawat termasuk di antara lebih dari 10 juta orang Filipina yang bekerja dan tinggal di luar negeri, dan menyumbang devisa negara lebih dari 30 miliar dolar AS.

Usulan untuk mengirim lebih banyak perawat ke luar negeri disambut oleh sekretaris jenderal Filipino Nurses United, Jocelyn Andamo.

Bulan ini, setidaknya 4.000 perawat yang berniat bekerja di Jerman, Timur Tengah, Skotlandia, Jepang, Singapura, Amerika Serikat, dan Australia dilarang pergi setelah batas 5.000.

Lebih dari 200.000 lulusan keperawatan telah memilih untuk bekerja di industri lain karena kompensasi dan tunjangan yang kecil di sektor perawatan kesehatan.

"Ini perkembangan positif, tapi mudah-mudahan larangan penyebaran akan dicabut sepenuhnya," kata Andamo.

Presiden Rodrigo Duterte mencabut larangan penempatan petugas kesehatan pada November, tetapi membatasi jumlah yang diizinkan untuk pergi ke luar negeri untuk memastikan akan ada cukup di dalam negeri untuk memerangi pandemi Covid-19.

Data pemerintah pada 2019 menunjukkan, hampir 17.000 perawat Filipina menandatangani kontrak kerja di luar negeri.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya