Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Walau Sudah Lengser, Netanyahu Ogah Keluar Dari Kediaman Resmi Perdana Menteri

RABU, 16 JUNI 2021 | 17:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah mengecam kekalahannya, mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk meninggalkan kediaman resminya di Yerusalem.

Dikutip dari Times of Israel pada Selasa (15/6), Netanyahu enggan mengosongkan propertinya selama beberapa pekan. Namun tindakan tersebut tampaknya tidak begitu dipedulikan oleh penggantinya, Naftali Bennett.

Tindakan acuh tak acuh tersebut menunjukkan keengganan Bennett untuk tidak memusuhi Netanyahu.


"Netanyahu masih menggunakan kediaman perdana menteri di Balfour Street seolah-olah dia belum dicopot dari jabatannya, memanfaatkan kurangnya aturan transisi yang jelas," lapor koresponden diplomatik Tal Schneider.

"Dia melakukan lebih dari tidur dan makan di kediaman, dia menjamu tamu-tamu terkemuka," tambahnya, merujuk pada kunjungan mantan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley dan pendiri Christian United untuk Israel John Hagee.

Wartawan Israel mencatat bahwa Haley mengunggah foto dari pertemuan di dalam kediaman yang mengacu pada Netanyahu dengan gelar sebelumnya.

Sementara itu, para kritikus menuduh Netanyahu mencampuradukkan kebutuhan negara dengan kebutuhannya sendiri.

"Sekarang tampaknya sejauh yang dia ketahui, Bennett hanyalah seorang tamu di kantor PM, dan koalisi baru akan runtuh dan Netanyahu akan kembali berkuasa. Mengingat premis itu, mengapa repot-repot mengemasi tasnya?" sindir Schneider.

"Keterikatan Netanyahu pada kediaman telah menjadi lelucon nasional. Dan keterikatan mereka pada beberapa hadiah yang menyertainya telah menjadi subjek pengadilan korupsi," imbuhnya.

Schneider mencatat, tidak ada protokol resmi untuk penyerahan kekuasaan di Israel, termasuk pada hal-hal prosedural seperti mengosongkan kediaman resmi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya