Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Bukan Cabut Sanksi, AS Janji Perkuat Bantuan Kemanusiaan Untuk Iran

RABU, 16 JUNI 2021 | 09:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah berkomitmen untuk meningkatkan dukungan pada mekanisme Swiss yang memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Iran tanpa terhambat sanksi AS.

Sejak Februari tahun lalu, Swiss telah memberlakukan Swiss Humanitarian Trade Arrangement (SHTA) atas kerjasama dengan AS dan Iran.

Mekanisme itu memungkinkan perusahaan Swiss di sektor makanan, farmasi, dan medis mengirim bantuan ke Iran tanpa memicu kemarahan Washington karena melanggar sanksi.


Menteri Luar Negeri Swiss Ignazio Cassis pada Selasa (15/6) menyebut mekanisme itu cukup berfungsi, namun tidak cukup untuk membantu Iran yang sedang menghadapi kekurangan pasokan medis parah.

Dari laporan Al Arabiya, komitmen AS untuk meningkatkan dukungannya terhadap SHTA muncul setelah Presiden Joe Biden bertemu dengan Presiden Swiss Guy Parmelin tidak lama setelah Air Force One mendarat di Jenewa.

Kehadiran Biden ditujukan untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 16 Juni.

Setelah pemerintahan Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran, Washington telah menjatuhkan berbagai sanksi pada Teheran.

Saat ini, Biden telah menunjukkan kesediaan untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir, jika Iran bersedia menghormati komitmennya, sementara itu sanksi tetap berlaku.

AS sendiri telah membebaskan barang-barang kemanusiaan, terutama obat-obatan dan peralatan medis dari tindakan hukumannya. Tetapi bank-bank internasional menolak untuk berbisnis dengan Iran karena takut akan melanggar sanksi.

“Selalu ada transfer uang yang menunggu izin dari sana-sini,” kata Cassis.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya