Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/Ist

Politik

KPK Masih Pelajari Surat Pemanggilan Komnas HAM Kepada Firli Bahuri

SENIN, 14 JUNI 2021 | 21:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Surat yang dilayangkan Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM atas pelaksanaan asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) masih dipelajari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mengatakan, pihaknya justru bertanya-tanya pelanggaran HAM yang dituduhkan dalam TWK pegawai KPK. Sebab, KPK sudah mengikuti mekanismenya dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Soal Komnas HAM sedang kami pelajari untuk memastikan apa yang diduga dilanggar oleh KPK berdasarkan laporan ke Komnas HAM," ujar Lili Pintauli saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (14/6).


Di tempat yang sama, Plt Jurubicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa saat ini pimpinan KPK Firli Bahuri masih belum mendapatkan jawaban atas surat yang dilayangkan ke Komnas HAM ihwal penjelasan dugaan pelanggaran HAM yang dimaksud.

"Kenapa kami bertanya lanjut pada Komnas HAM? Untuk memastikan bahwa kami akan memberi penjelasan seperti apa terkait dugaan pelanggaran HAM yang disampaikan pada kami," tuturnya.

Nantinya, KPK akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah mempelajari tuduhan yang dilayangkan kepada lembaga antirasuah itu.

"Tapi prinsipnya kami menghargai tugas pokok dan fungsi Komnas HAM. Sekali lagi, penjelasan Komnas HAM penting untuk menjawab mengenai pelaksanaan TWK oleh BKN ini," demikian Ali Fikri.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya