Berita

Penyidik KPK, Novel Baswedan/Net

Hukum

Novel Baswedan Dkk Harus Berjiwa Besar, Biarkan KPK Konsentrasi Menindak Koruptor

SENIN, 14 JUNI 2021 | 19:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penyidik KPK, Novel Baswedan diminta agar berbesar hati menerima keputusan hasil tes wawasan kebangsaan (TWK). Sehingga, KPK di bawah komando Ketua KPK Firli Bahuri dapat bekerja maksimal memberantas korupsi di Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) Dedi Siregar dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (14/6).

"Kepada Pak Novel dkk agar berjiwa negarawan dengan siap menerima hasil TWK. Sehingga nantinya tidak mengganggu konsentrasi kinerja KPK," kata Dedi Siregar.


Menurutnya, jika 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos asesmen TWK untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) bersikap legowo, maka tidak akan ada kegaduhan.

"Jika Pak Novel dkk legowo menerima hasil TWK persoalan internal KPK tidak akan menjadi luas dan membesar serta menjadi konsumsi publik," ucap Dedi Siregar.

Pimpinan KPK sudah melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas nasib 75 pegawai yang gagal TWK dan dinyatakan nonaktif. Rapat dilakukan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, serta MenPANRB Tjahjo Kumolo.

Hasilnya, dan sesuai dengan peraturan yang ada, 51 pegawai KPK dari jumlah keseluruhan 75 pegawai yang tak lolos TWK, per 1 November nanti tidak lagi bekerja di KPK. Sementara 24 pegawai masih mungkin dilakukan pembinaan.

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) diikuti 1.351 pegawai KPK. Dari jumlah tersebut, 1.274 orang dinyatakan memenuhi syarat.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya