Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat bersilaturahmi dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Pilpres Kian Dekat, AHY Akan Makin Rajin Tebar Pesona

SENIN, 14 JUNI 2021 | 16:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tiga tahun menjelang gelaran pemilihan presiden harus benar-benar dimanfaatkan oleh para kandidat yang akan bertarung di 2024.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin, secara hitungan, pilpres memang akan digelar tiga tahun ke depan. Namun praktiknya, tahapan pesta demokrasi lima tahunan tersebut akan dilangsungkan lebih awal.

"Tahapannya bisa saja akan dimulai di Juni 2023. Jadi, para politisi yang akan nyapres hanya punya waktu 2 tahun lagi untuk tebar pesona ke rakyat," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/6).


Dengan waktu yang cukup singkat ini, ia pun memprediksi para kandidat akan makin gencar melakukan manuver politik. Apalagi bagi kandidat yang terbilang belum lama berkecimpung di perpolitikan tanah air.

Salah satu tokoh yang digadang-gadang akan bertarung di 2024 adalah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY tentu akan terus melakukan komunikasi politik dengan politisi lainnya.

"Komunikasi antar para politis tentu akan semakin intens ke depan, itu hal yang wajar. Jadi, pertemuan dan manuver-manuver elite politik ke depan akan makin sering lagi," pungkasnya.

AHY belakangan gencar melakukan gerilya politik belakangan ini. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menemui sejumlah ketua umum parpol, ormas Muhammadiyah, NU, hingga bertemu kepala daerah seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya