Berita

Pertemuan para pemimpin negara-negara G7 di Cornwall, Inggris/Getty Images

Dunia

Dapat Dukungan Dari G7, Taiwan Makin Semangat Cari Pengakuan Internasional

SENIN, 14 JUNI 2021 | 11:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pertemuan G7 memberikan perhatian yang lebih terhadap Taiwan, membuat Pulau Formosa menjadi lebih percaya diri untuk diakui sebagai negara demokrasi.

Dalam komunike bersama yang ditandatangani pada Minggu (13/6), para pemimpin G7 menyoroti pelanggaran hak asasi manusia oleh China di Xinjiang, perlunya menjaga otonomi Hong Kong, serta pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Pernyataan G7 ditanggapi oleh Taiwan. Jurubicara kantor kepresidenan, Xavier Chang menyampaikan apresiasinya atas dukungan tujuh kekuatan besar dunia itu.


Menurutnya, Taiwan dan negara-negara G7 memiliki nilai-nilai dasar yang sama, yaitu demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia.

"Taiwan pasti akan mematuhi perannya sebagai anggota kawasan yang bertanggung jawab, dan juga akan dengan tegas mempertahankan sistem demokrasi dan menjaga nilai-nilai universal bersama," kata Chang, seperti dimuat Channel News Asia.

Ia mengatakan Taiwan akan terus memperdalam kemitraannya dengan negara-negara G7 dan negara-negara lain yang berpikiran sama dan berusaha untuk mendapatkan dukungan yang lebih besar dari komunitas internasional.

Chang menyebut, Taiwan juga akan dengan tegas menyumbangkan "kekuatan terbesar" untuk kebaikan bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

Negara-negara anggota G7 tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan. Namun negara-negara itu telah memperkuat dukungan mereka bagi Taiwan, khususnya Amerika Serikat (AS).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya