Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Bantah Laporan Akan Kirim Satelit Canggih Ke Iran, Putin: Informasi Sampah

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 14:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Vladimir Putin membantah laporan media Amerika Serikat (AS), The Washington Post, yang menyebut Rusia akan mengirim sistem satelit canggih ke Iran untuk meningkatkan kapasitas intelijennya.

Pada 10 Juni, The Washington Post menyebut Moskow sedang mempersiapkan untuk memberi Iran sebuah satelit Kanopus-V dengan kamera resolusi tinggi. Satelit itu dipercaya mampu mengembangkan kemampuan Iran untuk memantau fasilitas musuh-musuhnya di Timur Tengah.

Mengutip pejabat AS, laporan itu menyebut peluncuran satelit dapat dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.


Pengiriman Kanopus-V disebut merupakan perjanjian yang dinegosiasikan ketika para pemimpin Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan kunjungan ke Rusia pada 2018.

Baru-baru ini, para ahli Rusia juga melakukan perjalanan ke Iran untuk melatih kru yang akan mengoperasikan satelit tersebut dari fasilitas yang baru dibangun di dekat kota Karaj.

Namun dalam sebuah wawancara pada Jumat (11/6), Putin menegaskan ia tidak memiliki rencana tersebut.

"Itu hanya berita palsu. Paling tidak, saya tidak tahu apa-apa tentang hal semacam ini. Mereka yang membicarakannya mungkin akan tahu lebih banyak tentangnya. Itu hanya omong kosong, sampah," tegas Putin, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Klarifikasi dari Putin muncul menjelang pertemuannya dengan Presiden Joe Biden di Jenewa, Swiss pada 16 Juni nanti.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya