Berita

Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PAN, Abdul Hakim Bafagih/Net

Politik

Kebakaran Lagi, Komisi VI Minta Manajemen Subholding Pertamina Dievaluasi

SABTU, 12 JUNI 2021 | 23:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Evaluasi besar-besaran perlu dilakukan manajemen Pertamina berkaitan dengan kebakaran kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah, Jumat malam (11/6).

Menurut anggota Komisi VI DPR Abdul Hakim Bafagih, kebakaran kilang minyak Pertamina yang terjadi berkali-kali ini tidak bisa didiamkan.

Sebelum kejadian di Cilacap, publik juga masih ingat kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat medio Maret 2021 lalu.


Sebelum kejadian di Cilacap, publik juga masih ingat kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat medio Maret 2021 lalu.

“Ini sudah yang kedua kalinya, dan hanya hanya dalam kurun waktu tidak sampai tiga bulan. Keduanya di bawah manajemen yang sama, yaitu PT Kilang Pertamina Internasional. Ini mengindikasikan adanya kinerja menajemen yang tidak beres," kata Abdul Hakim, Sabtu (12/6).

Insiden kebakaran yang menimpa Pertamina merupakan bagian tak terpisahkan dari buruknya manajemen. Menurutnya, sudah selayaknya manajemen Pertamina dirombak.

“Tidak perlulah Pak Erick Thohir yang turun tangan karena insiden ini sudah yang kedua kalinya. Seharusnya PT Pertamina lebih serius dan tegas mengevaluasi perusahaan subholdingnya. Apalagi, penyelidikan pada insiden kebakaran Kilang Balongan Maret lalu telah ditemukan indikasi tindak pidana," lanjut anggota DPR Fraksi PAN ini.

Abdul Hakim yang juga Presiden Presik Kediri ini juga mendorong PT Pertamina melakukan audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Audit K3) dan melaporkan hasil audit itu ke komisi VI DPR RI dalam waktu dekat.

“Audit K3 harus dilakukan secepatnya dan jangan nunggu sampai terjadi korban jiwa lagi. Yang tak kalah penting, jangan sampai supply BBM kita terganggu. Komisi VI DPR akan memantau terus perkembangannya," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya