Berita

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau vaksinasi masal di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang/Net

Politik

Milih Sama Ganjar Ketimbang Hadiri Pengukuhan Mega Profesor, Jokowi Sudah Mainkan Peran Penentu Capres PDIP

SABTU, 12 JUNI 2021 | 20:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tidak hadirnya Presiden Joko Widodo dalam pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (dosen tidak tetap) bagi Megawati Soekarnoputri dari Universitas Pertahanan menyiratkan mantan Walikota Solo itu mulai memainkan peran sebagai penentu penunjukan Capres yang akan diusung oleh PDI Perjuangan.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/6).

Dihari yang sama, saat beberapa pejabat negara hadir yang di dalamnya terdapat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani hadir saat pengukuhan gelar Profesor Kehormatan Megawati, Jokowi lebih memilih terbang ke Jawa Tengah untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Disana ia didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


"Jokowi sudah mulai mainkan peran sebagai king maker, penentu Capres 2024 yang akan datang," kata Adib.

Tidak hanya itu, bacaan Adib, Jokowi memiliki peran yang cukup vital sebagai penengah antara rivalitas internal PDI Perjuangan antara Puan Maharani dan Ganjar Prnowo yang akan diusung oleh partai banteng moncong putih itu pada Pilpres 2024 yang akan datang.

"Jokowi memberikan pesan yang jelas bahwa bekerja keras dengan Ganjar Pranowo tak labih bahwa Ganjar bisa dipilih sebagai suksesor atas dirinya. Atau simplenya Jokowi ingin berpesan bahwa Ganjar ini orang yang mirip dengan dirinya," tandas Adib.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya