Berita

Dari kiri ke kanan: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Gegara Elektabilitas Tinggi, Anies Dan RK Terseret Isu Konvensi Nasdem

SABTU, 12 JUNI 2021 | 18:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana penyelenggaraan konvensi Partai Nasdem ikut menyeret nama sejumlah tokoh politik pemerintahan.

Terdapat dua nama yang diisukan bakal masuk ke dalam pembahasan pencalonan presiden Pemilu 2024 di Konvensi Nasdem. Ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai wajar jika kedua kedua sosok itu selalu dikaitkan dengan Konvensi Capres 2024 Partai Nasdem.


Pasalnya, baik Anies maupun RK memiliki elektabilitas tinggi dan kuat. Disamping itu, mereka dianggap memiliki latar belakang cerita dengan partai besutan Surya Paloh itu.

"Sosok populer dan punya elektabilitas kuat macam Anies dan RK selalu dikaitkan dengan konvensi Nasdem. Apalagi kedua tokoh ini punya pertalian histori dengan Nasdem," ujar Adi Prayitno saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Sabtu (12/6).

Menurut Adi Prayitno, meskipun semua pihak bisa mengikuti konvensi Capres Nasdem, namun belum tentu mendapatkan tiket konvensi dari partai Nasdem.

"Intinya, siapapun yang bergairah nyapres tapi tak punya tiket bisa lewat Nasdem. Pada saat bersamaan tentunya Nasdem ingin figur yang punya nama besar dgn bekal politik memadai, bukan sembarang figur tentunya," tuturnya.

"Karena kalau yang ikut hanya figur biasa saja, tentunya akan menurunkan kredibilitas konvensi sebagai ajang seleksi Capres 2024," demikian Adi Prayitno.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya