Berita

Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati dalam webinar LHKP PP Muhammadiyah bertajuk 'Muhammadiyah dan Politik: Mengurai Dinamika Jelang Pemilu 2024' pada Sabtu, 12 Juni/RMOL

Politik

Lewat LHKP, PP Muhammadiyah Dorong Keterwakilan Perempuan Di Kancah Politik

SABTU, 12 JUNI 2021 | 16:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keterwakilan perempuan di dalam kancah politik Indonesia bakal didorong Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Nantinya, yang menjadi motor penggerak PP Muhammadiyah dalam mendorong keterwakilan perempuan di politik adalah Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP).

Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati menuturkan, LHKP PP Muhammadiyah memiliki peran strategis untuk mengajak kaum perempuan ikut serta pada ruang-ruang publik tak terkecuali politik.


"Sehingga dapat memberi kontribusi nyata dalam memperjuangkan isu-isu perempuan dan anak secara lebih masif lagi," ujar Neni saat menjadi narasumber dalam webinar LHKP PP Muhammadiyah bertajuk 'Muhammadiyah dan Politik: Mengurai Dinamika Jelang Pemilu 2024' pada Sabtu (12/6).

Lewat LHKP ini pula, kata Neni, berbagai macam kegiatan untuk penguatan kapasitas kader perempuan Muhammadiyah bisa terus menerus dilakukan. Sehingga, pola pengkaderan di internal Muhammadiyah juga bisa semakin terarah.

"Melakukan perkuatan kader di internal Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) bisa dengan pelatihan pendidikan politik perempuan sampai dengan tingkatan grass root," tuturnya.

"Lalu, memperkuat literasi untuk kaum perempuan, gerakan advokasi kader perempuan sebagai bentuk moralitas dan tanggungiawab terhadap bangsa dan collaboration is power (sinergitas, koordinasi dan kolaborasi menjadi satu kekuatan)," demikian Neni.

Turut hadir dalam webinar tersebut yakni Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Wakil Ketua LHKP Muhammadiyah Asep Nurjaman, dan Dosen UMY Ridho Al-Hamdi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya