Berita

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Bukan Perang Bintang, Pilpres 2024 Cuman Lapangan Datar Jika PT Masih 20 Persen!

SABTU, 12 JUNI 2021 | 15:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Prediksi jumlah hingga nama pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024 sudah mulai bermunculan.

Ada beberapa nama ketua umum partai yang masuk radar sebagai capres diberbagai lembaga survei. Misalnya, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Abdul Muhaimin Iskandar, hingga yang termuda Agus Harimurthi Yudhoyono.

Di luar itu, ada nama sejumlah politisi seperti Puan Maharani dan Sandiaga Salahuddin Uno. Sementara dari kalangan kepala daerah ada nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, hingga Khofifah Indar Parawansa.


Menariknya, sejumlah pemerhati politik memprediksi Pilpres 2024 mendatang akan menjadi "Perang Bintang". Dengan kata lain, tidak ada nama seperti Prabowo Subianto yang notabene sudah beberapa kali menjajal Pilpres dan juga sudah menjadi tokoh politik senior di Indonesia.

Sehingga, Pilpres 2024 akan menjadi ajang para tokoh muda untuk bertarung menarik hari rakyat, agar menjadi pemimpin negara dan pemerintahan Republik Indonesia.

Akan tetapi, pandangan berbeda disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago.

Menurutnya, Pilpres 2024 tidak akan menjadi ladang pertarungan bintang. Sebabnya, dia melihat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) masih jadi pembatas bagi anak bangsa yang berkompeten namun tidak memiliki kendaraan politik untuk ikut pertarungan.

"Itu membuat ruang gerak politik kita terkunci, tidak leluasa,"ujar Pangi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/6).

Ketentuan threshold yang diatur di dalam Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu, lanjut Pangi, justru akan memberikan kekuasaan bagi segelintir orang dalam menentukan capres yang bakal dipilih masyarakat.

Karena di dalam aturan tersebut disebutkan, calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki sekurang-kurangnya 25 persen kursi di DPR atau 20 persen suara sah nasional dalam Pemilu Legislatif.

"Maka, remot kontrolnya tetap dikendalikan penuh oleh segelintir dan oleh ketum partai yang mengantongi tiket pencapresan," tegas Pangi.

"Sehingga mereka bisa saja tidak melihat elektabilitas, integritas, kapasitas. Jadi bicara tentang logistik dan pendanaannya saja," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya