Berita

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati/Net

Politik

Komisi XI DPR: Belum Ada Proses Revisi UU KUP Yang Bahas Pajak Sembako

SABTU, 12 JUNI 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Belum ada pembahasan apapun di DPR RI terkait revisi UU 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Begitu dikatakan anggota Komisi XI DPR, Anis Byarwati menyikapi polemik bocornya draf revisi UU KUP.

Salah satu poin pada revisi tersebut adalah rencana mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada bahan kebutuhan pokok (sembako) yang memicu polemik di tengah masyarakat.


"Ini proses itu belum ada, sehingga kami sendiri belum melihat barangnya, RUU-nya belum kami lihat," ujar Anis dalam serial diskusi Polemik bertema "Publik Teriak, Sembako Kena Pajak", Sabtu (12/6).

Politisi PKS itu justru mempertanyakan dari mana bocornya draf tersebut hingga berujung pada kegaduhan di tengah masyarakat.

"Ini sudah ramai tanggapan juga sudah kemana-mana, pertanyaan saya sama sumbernya dari mana?" tanyanya.

Anis pun masih menantikan usulan resmi dari pemerintah untuk kemudian dilakukan pendalaman pada rencana revisi UU KUP tersebut.

"Tentu saja posisi kita di DPR mencermati nanti seperti apa usulan pemerintah ini," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya