Berita

Jokowi memilih meninjau vaksinasi massal di Semarang bersama Ganjar ketimbang datangi emberian gelar Profesor untuk Megawati/Net

Politik

Absen Saat Megawati Didapuk Profesor, Jokowi Seolah Percaya Ganjar Pranowo Layak Jadi Penggantinya

SABTU, 12 JUNI 2021 | 06:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Absennya Presiden Joko Widodo saat Ketua Umum PDIP Megawati mendapat gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Pertahanan mengundang tanya.

Jokowi hanya memberi ucapan selamat berupa videe dan memilih mengunjungi Semarang, Jawa Tengah dengan didampingi Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Democracy and Electoral and Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati mengatakan, jika menggunakan analisa semiotika, tentu ada pesan politik yang ingin disampaikan Jokowi kepada publik.


Lebih lanjut, Neni kemudian menyadur sebuah teori Umbert Eco tentang sebuah tanda terdapat suatu pesan yang tersembunyi.

Kata Neni, pilihan Jokowi ke Semarang dengan didampingi Ganjar yang saat ini tengah berkonflik dengan elite PDIP memuat pesan terkait dengan pemilu tahun 2024 mendatang.

"Ganjar adalah kandidat yang memiliki elektabilitas tinggi dibandingkan kandidat lain. Ini juga kan menyangkut kepercayaan publik kepada Ganjar atas kinerja yang telah dilakukan," demikian kata Neni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/6).

Secara politik, Neni menilai, pilihan absennya di acara orang yang mengusung menjadi Presiden itu seolah menegaskan bahwa orang nomor satu Indonesia itu melabuhkan kepercayaan politiknya pada Ganjar Pranowo.

Meski hingga saat ini, di internal PDIP Ganjar sedang menghadapi polemik di internal partai banteng. yang juga kader PDIP itu.

"Seolah menegasikan bahwa Jokowi hendak memberikan kepercayaan kepada Ganjar untuk bisa menggantikan posisinya. Meskipun memang diketahui Ganjar masih menjadi polemik di internal PDIP," pungkasnya.

Saat Mega mendapatkan gelar Profesor, tokoh politik yang hadir adalah Menhan Prabowo Subianto, bersanding dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Gubernur yang juga hadir di acara tersebut adalah Ridwan Kamil.

Sedangkan Jokowi meninjau vaksinasi massal di Semarang dengan didampingi Mensesneg Pratikno dan Ganjar Pranowo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya