Berita

Komplek Kabah di Mekkah, Arab Saudi/Net

Nusantara

Soal Dana Haji, Kalau Dipakai Buat Infastruktur Atau Diinvestasikan, Ya Dibuka Saja

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 20:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pembatalan keberangkatan ibadah haji tahun 2021 berdampak munculnya kecemasan masyarakat luas akan keamanan dana haji yang dikelola oleh pemerintah.

Menurut pengamat politik Tamil Selvan, wacana audit independen yang melibatkan ormas-ormas Islam terbesar di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama atau NU dan Muhammadiyah perlu juga dilakukan. Namun, kata dia, hal ini juga harus dibarengi oleh keterbukaan pemerintah terkait dana haji yang dikelola.

"Audit perlu, sekedar untuk mengobati kecurigaan publik. Namun disisi lain, keterbukaan pemerintah soal dana haji juga tak kalah penting," kata Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/6).


Seandainya, kata Tamil, jika memang benar dana haji dipakai oleh pemerintah untuk membiayai proyek-proyek pembangunan infrastuktur, diinvestasikan hingga diputar agar memperoleh keuntungan.  

"Sebaiknya memang pemerintah terbuka saja, soal dana (haji) itu. Jika buat membiayai infrastruktur manfaatnya apa untuk jamaah haji, atapun jika diinvestasikan dan diputar uangnya, apa timbal balik yang bakal diterima oleh jamaah yang telah menyetorkan uangnya untuk pergi haji," kata Ketua Umum Forum Politik Indonesia (FPI) ini.

"Apa manfaatnya, (terus) dibagiin (kalau uangnya diputar atau dinvestasikan), gitulah kira-kira," tekan Tamil menambahkan.

Sekiranya ada ketebukaan dan pemerintah mampu memberikan gambaran manfaat yang diterima oleh jamaah haji ketika uangnya diputar itu, kata Tamil, itulah pembuktian kongkrit pemerintah untuk menjawab kecurigaan publik soal dana haji ini.


Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya