Berita

Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

Pembunuhan Keluarga Muslim Jadi 'Tamparan' Pemerintah Kanada Untuk Bekerja Lebih Optimal Berantas Islamofobia

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 14:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Kanada harus bekerja lebih optimal untuk memberantas Islamofobia dan diskriminasi yang menjamur di dalam negeri. Kerja sama internasional juga diperlukan untuk meningkatkan upaya preventif.

Begitu desakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat pernyataan tertulis Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada Kamis (10/6).

Pernyataan tersebut merujuk pada tragedi pembunuhan empat anggota keluarga Muslim di Ontario, Kanada pada 6 Juni yang terjadi sebagai akibat dari Islamofobia.


"Ini merupakan peringatan keras bagi pemerintah Kanada untuk bekerja lebih optimal dalam memberantas terorisme, termasuk yang diarahkan kepada Islam dan umat Islam," kata Sudarnoto.

Sebagai lembaga Islam yang besar, ia melanjutkan, MUI mendukung upaya-upaya serius pemerintah dan warga Kanada, serta dunia untuk memerangi pikiran dan gerakan Islamofobia.

"Islamofobia tidak boleh diberi tempat di Kanada dan di mana pun juga. Pelakunya harus dihukum seberat-beratnya," tegasnya.

Berbagai upaya preventif, menurutnya, perlu dilakukan, termasuk melalui kerjasama internasional agar penangkalan dapat dilakukan lebih luas. Selain itu, keterlibatan civil society juga sangat penting.

Karena itu, Sudarnoto melanjutkan, MUI bersedia menjalin kerjasama khususnya dengan masyarakat Kanada untuk berbagai program ke-Islaman. Diharapkan, program tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Kanada atas agama Islam yang menjunjung tinggi kemanusiaan, perdamaian, dan kemaslahatan.

"Kepada masyarakat Muslim di Kanada, termasuk warga muslim yang tinggal di Kanada, dan juga Muslim di Indonesia diharapkan tetap bersabar dalam menghadapi musuh kita yaitu para penggerak dan penyebar Islamofobia ini," imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Sudarnoto mengajak umat Muslim untuk memanjatkan doa dan Sholat Ghaib kepada para korban pembunuhan akibat Islamofobia di Kanada.  

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya