Berita

Belanja di toko kelontong/Ist

Bisnis

SRC Indonesia Ajak Masyarakat Kembali Belanja Di Toko Kelontong

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 11:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Toko kelontong merupakan bagian dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Atas alasan itu, SRC Indonesia mengkampanyekan tanda pagar #KembaliKeKelontong.

Tujuan dari kampanye ini adalah mengajak masyarakat luas dari Sabang hingga Merauke kembali belanja di toko kelontong masa kini, dengan cara yang mudah dan efisien didukung teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Direktur PT SRCIS, Rima Tanago menjelaskan bahwa semangat dari kampanye #KembaliKeKelontong adalah mendorong masyarakat dan komunitas untuk terus berkembang dan bergerak maju.


SRC Indonesia, sebagai toko kelontong masa kini berkomitmen tinggi untuk terus bergerak produktif dan inovatif, sehingga dapat memberikan layanan terbaik untuk masyarakat luas.

“Semangat inilah yang kami coba tularkan kepada mitra bisnis dan komunitas, sehingga bersama-sama saling mendukung melakukan aktivitas ekonomi seperti berbelanja pada satu ekosistem digital yang mumpuni. Hingga pada akhirnya dapat memperkuat ekonomi masyarakat secara mandiri,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (10/6).

Dalam kampanye #KembaliKeKelontong, SRC juga melakukan serangkaian kegiatan yang diikuti oleh mitra SRC Indonesia dan masyarakat umum, seperti acara “Kembali Ke Kelontong Talkshow” pada 29 Mei 2021 lalu.

Acara ini bahkan dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya dan Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Destry Anna Sari.

Diskusi yang disiarkan lewat platform YouTube SRC ini memberikan gambaran tentang pentingnya usaha lokal seperti toko kelontong terhadap kelangsungan industri UMKM di Indonesia.
 
“Kami juga bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk mendukung program pemerintah yakni ‘Ada di Warung’ dengan pemasaran produk di Pojok Lokal SRC yaitu rak khusus di toko kelontong untuk menjual produk hasil UMKM lokal. Program ini berlangsung di Jabodetabek,” kata Rima.

Rima meyakini dengan komitmen bersama, maka semakin besar kontribusi yang diberikan untuk negara.

“Melalui rangkaian aktivitas tersebut, kami berharap dapat membangkitkan semua pihak untuk bersama-sama berkembang lebih maju, sehingga dapat menciptakan ekonomi mandiri dan kesejahteraan lebih luas dan merata,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya