Berita

Dialogue with Experts on ASEAN-Pakistan Cooperation yang digelar KBRI Islamabad pada 9 Juni 2021/Ist

Dunia

Gali Potensi Kerjasama Ekonomi Dengan Pakistan, KBRI Islamabad Gelar Dialog Dengan Para Ahli

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 09:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia, melalui KBRI Islamabad, terus menggali potensi kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Pakistan. Sebagai Ketua ASEAN Committee in Islamabad (ACI), Indonesia juga mendorong peningkatan kerja sama antara ASEAN dan Pakistan.

Salah satu bentuk upaya tersebut dilakukan dalam acara Dialogue with Experts on ASEAN-Pakistan Cooperation yang digelar secara hybrid pada Rabu (9/6).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan dari negara anggota ASEAN di Islamabad, Dirjen Asia Pasifik Kemenlu Pakistan, sejumlah pakar universitas terkemuka Pakistan, pelaku usaha dan Kadin dari negara-negara anggota ASEAN dan Pakistan.


Dutabesar Indonesia untuk Pakistan, Adam M. Tugio mengatakan, neraca perdagangan ASEAN-Pakistan sekitar 8 miliar dolar AS atau masih di bawah potensi ekonomi yang ada. Untuk itu, perlu pengenalan tentang ASEAN yang lebih intensif kepada publik yang lebih luas di Pakistan.

Dengan populasi 650 juta dan PDB USD 2,9 triliun atau ekonomi terbesar kelima di dunia, ASEAN dapat menjadi peluang bagi Pakistan, seperti dikutip dalam keterangan resmi yang diterima redaksi pada Kamis (10/6).

Terkait dengan hubungan bilateral Dubes Adam menyampaikan berbagai upaya telah dilakukan KBRI untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan, termasuk peningkatan ekspor dan diversifikasi produk Indonesia ke Pakistan.

Meski dunia masih dilanda pandemi Covid-19, kinerja perdagangan Indonesia-Pakistan menunjukkan kecenderungan positif. Neraca perdagangan pada 2020 mencapai 2,5 miliar dolar AS dengan surplus untuk Indonesia sebesar 2,1 miliar dolar AS, atau meningkat 8 persen dari tahun 2019 yang mencapai 2,3 miliar dolar AS dengan surplus sebesar 1,9 miliar dolar AS.

Namun untuk menerobos berbagai peluang, KBRI Islamabad menggandeng perusahaan e-commerce Pakistan, Gateway, untuk menggelar Indonesia-Pakistan Virtual Trade Expo 2021 dan e-business matching pada 5-9 April 2021 lalu. Kegiatan tersebut dihadiri 15 UKM dari tanah air dan lebih dari 100 calon pembeli potensial dari Pakistan.

Di tengah pandemi, Dubes Adam menekankan perlunya kreatifitas.

“Melihat antusiame banyaknya peserta Virtual Trade Expo 2021, hubungan kerja sama Indonesia-Pakistan diharapkan semakin solid di berbagai bidang termasuk politik, pendidikan, sosial-budaya, pertahanan, ekonomi dan perdagangan," kata mantan Wakil Dubes RI untuk Inggris itu.

Dubes Adam optimis berbagai inovasi kegiatan pameran yang dilakukan KBRI merupakan kiat untuk mengulik peningkatan ekspor produk Indonesia ke Pakistan yang tercermin dari transaksi konkret antara pelaku usaha Indonesia dan Pakistan.

KBRI juga memanfaatkan teknologi dalam upaya peningkatan ekspor bekerjasama dengan CEO e-commerce Pvt Ltd, Muhammad Uzair Nizam yang juga Co-founder #ecombri.com dalam pembuatan digital trade platform.

Platform dimaksud akan memfasilitasi para pelaku usaha baik Indonesia maupun Pakistan dalam upaya peningkatan perdagangan bilateral kedua negara.  

Kerjasama tersebut akan dimanfaatkan untuk mempromosikan perdagangan, pariwisata dan investasi di berbagai kota di Pakistan.

Rangkaian kegiatan ini akan melengkapi diplomasi budaya yang dilakukan KBRI bekerjasama dengan perguruan tinggi dan pusat studi.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya