Berita

Ilustrasi belanja di toko kelontong modern/Net

Bisnis

Gerakan Ekonomi Kerakyatan, Masyarakat Diajak Kembali Ke Toko Kelontong

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 04:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

SRC Indonesia toko kelontong masa kini yang merupakan bagian dari PT SRCIS menginisiasi kampanye #KembaliKeKelontong.

Gerakan itu bertujuan mengajak masyarakat luas dari Sabang hingga Merauke kembali belanja di toko kelontong masa kini.

Kampanye ini diharapkan dapat menggerakkan sistem ekonomi kerakyatan, toko kelontong merupakan bagian dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang selama ini memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional.


Direktur PT SRCIS, Rima Tanago menjelaskan, kampanye #KembaliKeKelontong yang juga merupakan bagian dari kampanye sebelumnya #DekatBerdampak ini bertepatan dengan hari Ulang Tahun SRC yang ke-13.

Dengan demikian semangatnya mendorong masyarakat dan komunitas untuk terus berkembang dan bergerak maju.

“Semangat inilah yang kami coba tularkan kepada mitra bisnis dan komunitas sehingga bersama-sama saling mendukung melakukan aktivitas ekonomi seperti berbelanja pada satu ekosistem digital yang mumpuni,” ujar Rima Rabu (9/6).

Rima menjelaskan, di usia ke 13 ini SRC senantiasa melakukan inovasi melalui dukungan teknologi, yaitu aplikasi AYO Kelontong yang memiliki banyak fitur baru.

Dijelaskan RIma, aplikasi AYO Kelontong ini memungkinkan seluruh segmen masyarakat dapat terkoneksi dengan seluruh jaringan SRC yang ada di Indonesia di manapun dan kapanpun.

“Aplikasi ini memungkinkan penjual dan pelanggan semakin dekat. AYO Kelontong bukan sekadar aplikasi, namun sebuah gerakan sosial yang mendukung pertumbuhan toko-toko ritel lokal di Indonesia,” kata dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya