Berita

Yang Dipertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah/Net

Dunia

Terlupakan Karena Pandemi, Kisruh Politik Malaysia Kembali Dibahas Yang Dipertuan Agung

RABU, 09 JUNI 2021 | 16:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Yang Dipertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah memberikan audiensi kepada para pemimpin politik.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin menjadi orang pertama yang tiba di Istana pada Rabu pagi (9/6), seperti yang dilaporkan Channel News Asia.

Dalam sebuah unggahan di Facebook, istana mengatakan pertemuan itu berlangsung satu jam.


"Pertemuan pra-kabinet adalah salah satu kegiatan mingguan atau rutinitas utama Al-Sultan Abdullah untuk membahas dan bertukar pandangan dengan perdana menteri tentang urusan dan masalah pemerintah," kata istana.

Setelah itu, pemimpin oposisi Anwar Ibrahim terlihat memasuki istana pada 10.37 pagi.

Sementara itu, Ketua Parti Pejuang Tanah Air Mahathir Mohamad akan bertemu dengan Yang Dipertuan Agung pada Kamis (10/6). Presiden Parti Islam Se-Malaysia Abdul Hadi Awang juga mengonfirmasi telah menerima surat undangan dari istana.

Sekretaris penyelenggara nasional Partai Aksi Demokratik Anthony Loke mengkonfirmasi bahwa sekretaris jenderal partai Lim Guan Eng akan bertemu Yang Dipertuan Agung pada Rabu sore.

Menurut Malay Mail, selain kisruh politik, mereka juga membahas situasi pandemi Covid-19.

Pada Januari, Yang Dipertuan Agung telah mengumumkan keadaan darurat di seluruh negara untuk mengekang penyebaran Covid-19. Keadaan darurat akan berakhir pada 1 Agustus atau lebih awal tergantung pada keadaan pandemi.

Keadaan darurat membuat sidang parleme, sesi majelis negara bagian, pemilihan umum tertunda.

Kisruh politik di Malaysia terjadi setelah Mahathir mengundurkan diri kemudian kursi perdana menteri diambil alih oleh Mahathir.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya