Berita

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin/Net

Politik

Pakar: Sebagai Pejabat Negara, Azis Syamsuddin Harus Patuh Hukum Dengan Penuhi Panggilan KPK

RABU, 09 JUNI 2021 | 09:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Layaknya seorang penyelenggara negara, Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat untuk patuh terhadap hukum dengan mengindahkan jadwal pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Rabu (9/6).

"Sebagai pejabat negara dan politisi yang mestinya memberikan contoh bagaimana mematuhi hukum, semestinya Azis Syamsuddin menghadiri panggilan terhadap dirinya," ujar Direktur Pusat Studi dan Kajian Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Rabu (9/6).

Feri menegaskan, apabila Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu tidak memenuhi panggilan KPK, akan timbul kesan di masyarakat bahwa hukum seolah tumpul ke atas dan tajam ke bawah.


"Jangan sampai timbul kesan yang ditangkap oleh masyarakat, hukum itu hanya tajam kepada masyarakat kecil, sedangkan orang-orang seperti Azis Syamsuddin dapat mengabaikan hukum dengan tidak adil," tegasnya.

"Tentu saja harapannya, Pak Azis Syamsuddin mau memenuhi panggilan tersebut," demikian Feri Amsari.

KPK pada hari ini, Rabu (9/6), telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

Azis dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang membuat eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) menjadi tersangka.

"Rabu, 9 Juni 2021, dijadwalkan pemanggilan oleh Tim penyidik KPK atas nama Azis Syamsuddin (Wakil Ketua DPR RI) sebagai saksi dalam perkara atas nama Tsk SRP (Stepanus Robin Pattuju) dkk," ujar Plt Jurubicara KPK Ali Fikri, (9/6).

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya