Berita

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Herman Khaeron: Safari Politik AHY Bukan Hanya Untuk Kepentingan Pilpres 2024

RABU, 09 JUNI 2021 | 05:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Politisi partai Demokrat, Herman Khaeron enggan membahas terlalu jauh soal wacana dipasangkannya Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan sejumlah nama dari partai politik maupun kepala daerah untuk Pemilu 2024 mendatang.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat itu mengatakan publik terlalu dini jika mengkaitkan safari politik AHY dengan kepentingan Pilres 2024.

Sebab, dikatakan Herman, yang terpenting bagi partai Demokrat saat ini adalah menentukan koalisi agar syarat penetapan calon dapat terpenuhi.


"Pemilu masih jauh. Dan biasanya, penetapan terhadap calon, itu kalau koalisinya sudah terpenuhi," kata Herman Khaeron usai melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI di salah satu Hotel di Kota Cirebon seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (8/6).

"Koalisi terpenuhi apabila 20 persen dihitung dari jumlah kursi di DPR, atau dihitung dari jumlah 25 persen suara perolehan nasional. Ini yang harus menjadi dasar dulu," terangnya.

Safari politik yang dilakukan AHY ke sejumlah tokoh itu ditambahkan Herman, bukan semata-mata hanya untuk kepentingan Pilpres 2024.

Menurutnya, pertemuan yang dilakukan AHY itu, juga untuk turut serta membantu program-program pemerintahan agar dapat berjalan baik.

Salah satunya dalam upaya penanganan Covid-19 yang saat ini masih melanda.

"Tentu ini adalah bagian dari komunikasi dan silaturahmi politik, yang bukan hanya untuk membangun bagaimana menuju kepada 2024. Tetapi juga membangun bagaimana menyukseskan perjalanan program dan anggaran yang tentu harus efektif untuk rakyat," ujarnya.

"Dan tentu pada hari ini kita berjuang bersama-sama untuk dapat mengendalikan Covid-19 beserta dampaknya. Ekonomi utamanya. Terlalu dini kita berbicara persoalan Capres-cawapres," tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya