Berita

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membonceng AHY menyusuri kota Bandung, Jawa Barat/Net

Politik

Safari Politik, AHY Ukur Daya Ungkit Anies-Ridwan Kamil Terhadap Popularitasnya

SELASA, 08 JUNI 2021 | 04:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belakangan kerap safari ke beberapa kepala daerah.

Safari politik pada Anies Baswedan dan Ridwan Kamil dinilai hanya untuk mengukur sejauh mana daya ungkit popularitasnya terhadapa putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono.  

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Selasa (8/6).


Menurut Dedi, langkah politik AHY telah memberikan dampak positif terhadap popularitas dan elektabilitas, sedangkan Anies dan Ridwan Kamil tetap stabil.

"AHY hanya memanfaatkan relasi kunjungan untuk mengukur sejauh mana mereka punya daya ungkit terhadap popularitas AHY. Dan itu sepertinya berhasil, beberapa survei menempatkan AHY semakin tinggi," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/6).

Dedi menilai, apa yang dilakukan pensiunan Mayor TNI Angkatan Darat itu cukup bagus. AHY, di mata Dedi mampu memahami bagaimana mengeruk suara melalui ketokohan Anies dan Ridwan Kamil.

Meski demikian, Dedi meyakini sampai saat ini AHY belum berpikir untuk menggandeng mereka sebagai kandidat pasangannya. Apalagi, ketokohan Ridwan Kamil masih sebatas cakupan wilayah  Jawa Barat.

"Ia memahami bagaimana mengeruk suara melalui pengaruh ketokohan Anies, juga Ridwan Kamil, meskipun sisi lainnya ia sama sekali belum terpikir menggandeng keduanya sebagai kandidat," demikian analisa Dedi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya