Berita

Pengamat politik Unas, Andi Yusran/Net

Politik

Suhu Politik Lebih Cair, Andi Yusran Prediksi Ada 3 Pasang Calon Di Pilpres 2024

SELASA, 08 JUNI 2021 | 03:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Skema pencalonan pasangan presiden tahun 2024 mendatang terus menjadi sorotan banyak kalangan.

Sampai saat ini nama-nama yang muncul sebagai kandidat kuat masih seputar Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Anies Baswedan dan juga Ganjar Pranowo.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, di Pilpres 2024 diprediksi akan ada 3 pasangan Capres-Cawapres yang akan bertarung merebut kursi kepemimpinan nasional.


Andi kemudian menyebutkan Prabowo-Puan Maharani akan diusung PDIP dan Gerindra. Pasangan kedua adalah Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disokong oleh PKS, Partai Demokrat dan Partai Nasdem.

Kata Andi, pasangan terakhir adalah Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo yang diusung oleh Golkar, PKB dan PPP.

"Peta politik Pilpres 2024 berpotensi  memunculkan tiga pasangan: pasangan pertama Prabowo-Puan(PDIP-Gerindra); kedua: Anis-AHY (PKS, Demokrat, Nasdem) dan ketiga : Airlangga -Ganjar (Golkar, PPP, PKB)," demikian analisa Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/6).

Menurut Andi dengan munculnya 3 pasang Capres, polarisasi para pemilih akan bisa dihindari.

Meski demikian, pemilahan pemilih masih akan terjadi dalam 3 bentuk yakni pemilih ideologis, psikologik dan pragmatik.

"Jika ini terjadi maka polarisasi voters tidak lagi mengkutub dia dan akan lebih cair suhu politik pra dan pasca Pilpres 2024," demikian kata Andi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya