Berita

Dari kiri ke kanan: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Peanowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Ganjar Dan Sandi Disarankan Mulai Merapat Ke Parpol Lain, Jika Mau Maju Pilpres 2024

SENIN, 07 JUNI 2021 | 18:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Peanowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno maju di Pilpres 2024 melalui partainya masing-masing diprediksi sulit.

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam, menyarankan agar keduanya tidak hanya berharap pada restu PDIP atau pun Partai Gerindra.

Pasalnya, dia juga menilai PDIP kemungkinan besar akan mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai capres. Sedangnkan Gerindra masih akan mengusung Prabowo Subianto yang merupakan ketua umum partai.


"Tentu tidak ada cara lain baik bagi Ganjar maupun Sandi. Baiknya sambil melirik parpol lain yang kemudian dapat mengajukan calon pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/6).

Dari hasil beberapa lembaga survei, Saiful Anam melihat Ganjar maupun Sandi berpeluang berpeluang besar untuk menjadi capres di Pilpres 2024 mendatang. Karena, nama mereka masuk ke dalam 10 besar tokoh dengan elektabilitas tinggi.

Misalnya dalam survei terakhir Parameter Politik Indonesia, Saiful Anam mengamati peluang Ganjar meraup konstituen di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta jauh lebih besar ketimbang sosok Ketua DPR Puan Maharani yang digadang-gadang bakal menjadi capres yang bakalan diusung dan mendapat restu dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, sosok Sandi dalam beberapa pekan ke belakangan dianggap oleh beberapa partai sangat berpotensi menjadi presiden menggantikan Jokowi.

Ada tiga Parpol yang berniat meminang Sandi untuk menjadi capres. Di antaranya PPP, PKPI dan Perindo.

Saiful Anam menyimpulan bahwa bukan tidak mungkin Sandi dan Ganjar bakal diusung parpol selain PDIP dan Gerindra.  

"Bukan tidak mungkin baik Ganjar maupun Sandi akan dimajukan oleh Parpol lainnya kalau kemudian ia tidak direkomendasikan oleh PDIP maupun Gerindra," demikian Saiful Anam.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya