Berita

KSAD Jenderal Andika Perkasa/Net

Politik

Duet Sipil-Militer Paling Diminati, Jenderal Andika Muncul Ke Permukaan

SENIN, 07 JUNI 2021 | 12:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pilpres 2024 memang masih lama, tapi dinamikanya sudah mulai hangat mengisi ruang publik. Sejumlah lembaga bahkan menggelar polling dan survei untuk melihat kecenderungan sosok yang diinginkan publik.

Di antara yang membuat polling tersebut adalah Radarpol.com. Polling digelar secara online pada 28 Maret hingga 2 April 2021.

Polling yang diikuti 13.055 pemilih ini bertujuan untuk merekam keinginan publik pada latar belakang sosok pasangan presiden dan wakil presiden mendatang.


Mereka memberi 4 pilihan, yakni duet TNI/Polri-TNI/Polri, TNI/Polri-Sipil, Sipil-TNI/Polri, dan Sipil-Sipil. Hasilnya, mayoritas pemilih menginginkan duet Sipil-TNI/Polri 38,5 persen di Pilpres 2024 mendatang.

Disusul kemudian oleh TNI/Polri-Sipil 30,95 persen, Sipil-Sipil 24,2 persen, dan TNI/Polri-TNI/Polri mendapat 6,4 persen.

Sementara itu, nama yang paling menonjol untuk menjadi wakil militer di Pilpres 2024 adalah KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Di mana berdasarkan hasil survei Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), nama mantan Pangkostrad itu turut masuk 10 besar. Elektabilitasnya mencapai 7, 15 persen.

Andika Perkasa hanya kalah tipis dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengantongi elektabilitas 7,55 persen. Di satu sisi, tidak ada lagi calon dari kalangan militer atau TNI/Polri aktif yang masuk dalam survei tersebut.

Survei ini sendiri digelar pada 27 Mei sampai 1 Juni 2024 dengan melibatkan 1.600 responden di 34 Provinsi di Indonesia secara proporsional. Margin of error survei 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan di 95 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya