Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Walau Ada Kubu Hasto, PDIP Tetap Satu Suara Selama Masih Ada Megawati

SENIN, 07 JUNI 2021 | 09:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keberadaan faksi di sebuah partai merupakan hal yang biasa. Begitu juga dengan faksi Hasto Kristiyanto di PDI Perjuangan.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi pernyataan Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief, yang menyebut PDIP kubu Hasto tidak akan dijajaki untuk komunikasi politik.

"Jika ada faksi Hasto Kristiyanto itu hal biasa. Karena di semua partai ada faksi-faksinya," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/6).


Menurut Ujang, sekalipun banyak faksi di tubuh PDIP, selama masih ada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri maka semua akan tetap tegak lurus satu suara dalam bergerak. PDIP tidak akan pecah saat keputusan sudah diumumkan oleh Megawati.

"Walau dianggap ada kubu Hasto Kristiyanto. Dan ada faksi-faksi di PDIP. Selama masih ada Megawati, PDIP masih ikut arahan Mega," ujar Ujang Komarudin.

Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief sempat mengatakan bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan semua partai yang ada di parlemen menjelang Pemilu 2024, terkecuali PDIP kubu Hasto Kristiyanto.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan PKS, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, Gerindra dan PDIP (bukan kubu Hasto). Pembicaraan kami mendukung penanggulangan Covid-19. PAN juga sudah," kata Andi Arief, Jumat (4/6).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya